Generasi Z, Rocket Ninja yang saling peduli dan menghargai orang lain.

gimanadotkom – Manusia dengan sifat dan tingkah lakunya terbentuk sesuai dengan lingkungan dan lini waktu di mana mereka berada. Bentuk-bentuk tersebutlah yang kemudian dikelompokkan dengan istilah generasi.

Teori dari Graeme Codrington dan Sue Grant-Marshall didasarkan pada enam kelompok generasi manusia dalam 100 tahun terakhir. Yang paling tua adalah generasi tradisionalis (mereka yang lahir pada 1845 – 1922. Dua yang paling muda adalah generasi milenial (1981-1994) dan Generasi Z (1995-2010).

Dua generasi yang paling berpengaruh pada saat ini adalah generasi milenial dan generasi Z. Generasi milenial adalah pionir perubahan, mereka adalah kelompok pertama dari digital natives. Sementara itu, generasi Z sudah kenal segala hal yang digital sejak lahir.

Penasaran lebih lanjut tentang generasi milenial dan generasi Z? Berikut ini adalah paparan buku karya David Stillman dan putranya, Jonah Stillman sebagai referensi kamu untuk mengenal lebih jauh tentang konsep generasi milenial dan generasi Z. Simak video berikut yuk!

Video terfavorit bicara buku bersama Bang Irwan

Gen Z lahir dari 1995 sampai 2012. Dengan jumlah 72,8 juta orang, kehadiran mereka diketahui di tempat kerja dengan berbagai cara—dan pemimpin perlu memahami perbedaan mereka dengan generasi-generasi lainnya.

Mereka sangat berbeda dengan Millennial, dan belum ada yang membicarakan mereka sampai saat ini. Generasi ini memiliki sudut pandang yang benar-benar unik mengenai karier dan cara meraih kesuksesan di dunia kerja.

Generasi Z terkenal mudah beradaptasi dengan teknologi, bukan hanya sebagai konsumen tapi juga creator, Tetapi Ada satu generasi yang belum bisa di deskripsikan di era pandemi ini, yaitu Generasi Rebahan. Mungkin kamu salah satunya. (JC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!