Lebih dari sekedar rasa, 322 tahun sejarah kopi di Nusantara.

(kopiria.tgr)

…aku menunggu, kita ada di satu meja.

Kopi Nusantara – Pada tahun 1699. Indonesia masih di bawah jajahan Belanda, VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) mendatangkan tanaman kopi arabika untuk mematahkan monopoli Arab di seluruh dunia dalam perdagangan kopi.

Pemerintah Kolonial Belanda awalnya menanam kopi di sekitar Batavia (sekarang Jakarta).

Lebih banyak perkebunan kopi didirikan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan sebagian Sumatera dan Sulawesi. Indonesia adalah tempat pertama di luar Arab dan Ethiopia di mana kopi dibudidayakan secara luas. VOC memonopoli perdagangan kopi pada 1725 hingga 1780.

Pada pertengahan abad ke-17 VOC memperluas wilayah penanaman kopi arabika di Sumatera, Bali, Sulawesi dan Timor.

Di Sulawesi kopi pertama kali ditanam pada tahun 1750. Di dataran tinggi Sumatera Utara kopi pertama kali ditanam di dekat Danau Toba pada tahun 1888, disusul di dataran tinggi Gayo (Aceh) dekat Danau Laut Tawar pada tahun 1924.

Pada akhir tahun delapan belas ratus, penjajah Belanda mendirikan perkebunan kopi yang besar. di Dataran Tinggi Ijen di Jawa Timur.

Baca Juga : Jika ke Geopark Sukabumi, Nikmati sajian Kopi Khas Surade

Pada tahun 1920-an para petani kecil di seluruh Indonesia mulai menanam kopi sebagai tanaman komersial. Namun, bencana melanda pada tahun 1876, ketika penyakit karat kopi melanda seluruh Indonesia, memusnahkan sebagian besar kultivar typica.

Kopi Robusta (C. canephor var. Robusta) diperkenalkan ke Jawa Timur pada tahun 1900 sebagai pengganti, terutama di dataran rendah, di mana karatnya sangat merusak.

Perkebunan di Jawa dinasionalisasi pada saat kemerdekaan dan direvitalisasi dengan varietas baru kopi arabika pada tahun 1950-an.

Varietas ini juga diadopsi oleh petani kecil melalui pemerintah dan berbagai program pembangunan. Saat ini, lebih dari 90% kopi Indonesia ditanam oleh petani kecil di perkebunan dengan luas rata-rata satu hektar atau kurang.

Sebagian besar produksinya organik dan setidaknya 19 koperasi petani dan eksportir bersertifikat internasional untuk memasarkan kopi organik.

Sejarah panjang 322 Tahun, berbicara kopi nusantara memang tidak akan pernah ada habisnya, pindah meja saja yuk…gimana ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!