Mengenal Vicky dan Vanya Lewat Titik.

“…Lewat titik mereka berkarya, bukan berarti semuanya berakhir..” (gimanadotkom)

Lets Coffee – Mengenal Sekilas tentang Filosofi Titik, adalah tanda baca yang berarti kalimat itu berhenti, cukup untuk sekedar dipahami. Sebenarnya masih diteruskan oleh kalimat lain untuk membentuk sebuah paragraf.

Filosofi Titik dalam hidup ini, ada saatnya kita perlu berhenti. Namun bukan berarti tidak melanjutkan sesuatu hal. Kita berhenti karena kita sadar, tak semua hal bisa kita langsungkan terus menerus.

Terkadang kita menyadari jika segala sesuatu terus berlangsung itu menjenuhkan. Ada banyak hal yang memang harus seperti itu, namun ada pula yang memang harus terksesan panjang. Kita potong beberapa bagian dari perjalanan hidup kita menjadi beberapa fase.

“…Mungkin istilah yang mendekati adalah fase/tahapan kita dalam berjuang mengejar jodoh…”

Kita harus tahu titik dimana kita mengenal, tepat dalam mendekati, mengakrabkan diri, bahkan titik dimana kita harus berhenti memperjuangkannya.

BACA JUGA INI : Kisah Aisyah Tanpa titik mencintai kekasihnya.

“Karena tak selamanya paragraf itu punya ending yang bahagia.” Vanya Dewi Court Pic : (Amyra Hijab)

Ada kalanya sad ending, berhenti untuk semuanya sekalipun berakhir sangat menyedihkan. Ada contoh tokoh terkenal yang menggunakan kata ‘titik’ dalam karyanya : Berbuat yang terbaik pada titik dimana aku berdiri, itulah sesungguhnya sikap yang realistisAndrea Hirata

Metafor itu berbahaya. Cinta bermula dengan sepotong metafor. Dikatakan cinta bermula pada suatu titik ketika seorang perempuan memasukan kata pertamanya ke dalam memori kitaMilan Kundera (Penulis dan Pengkritik dari Ceko)

Video Youtube : Vicky Ryan (istimewa)

Lagu Titik ditulis oleh Vckyriann, Winaldy Compose by Winaldy Mixed by Ikhsan Rizaldy Mastered by Ikhsan Rizaldy

Titik,-

Malam terasa membunuh asaku Pikirku terbang bersama bayangmu,
Seperti hilang separuh gairah dihidupku Menelan beribu sendu.
Yang kucintai sudah lama berhenti,
Tak lagi dapat aku miliki
Seperti sudah saling pada titik mengakhiri.
Kau bukan untukku lagi
Kukira waktu yang tlah berlalu
kan menyadarkanmu
Namun pada kenyataanya Berbeda
Kukira waktu yang berlalu kan menyadarkanmu
Namun pada kenyataanya Ia membawamu semakin jauh.

Nah gimana guys, satu titik dua koma…Kamu cantik siapa yang punya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!